Home arrow Personal Finance arrow Personal Finance Section arrow My Life Stages arrow Mature Family arrow Beli Mobil apa ya?

Beli Mobil apa ya? E-mail

Nara Sumber: Prita H. Ghozie, SE, MCom, GCertFinPlanning

Dimuat di Mingguan Wanita Indonesia Edisi 1011, 4-10 Mei 2009, hal.21

Inginnya, sih, membeli City Car, ukurannya kecil, simpel, lincah, efektif dan efision buat ke kantor. Tapi, kalau ingat keluarga besar, rasanya lebih bijak membeli Mobil berukuran lebih besar yang memang dirancang sebagai mobil keluarga, bisa mengajak anggota keluarga lain untuk liburan bersama. Jadi bingung, pilih mana ya?

Bagaimana ya, pilih city car atau mobil keluarga?

Model, merek, warna, dan tahun pembuatan merupakan faktor pertimbangan dalam pembelian mobil. Bila kita menggunakan mobil untuk transportasi suami, istri, dan anak-anak, mungkin pilihan mobil keluarga lebih efisien. Namun, bila anda masih berstatus lajang atau menikah belum punya anak, City Car dapat menjadi pilihan yang baik.

Beli mobil bekas atau baru?

Idealnya setiap orang ingin memiliki mobil baru. Penting untuk diingat bahwa mobil itu bukan investasi. Bahkan, mobil merupakan salah satu alat yang mengalami penurunan nilai terbesar di tahun pertamanya. Oleh sebab itu, pikirkan bagaimana tingkat utilisasi mobil anda kelak. Selain itu, keunggulan membeli mobil baru adalah adanya paket jaminan servis dari dealer mobil umumnya untuk 3 tahun pertama.

Bila membeli mobil bekas, penting sekali untuk anda mengetahui sejarah mobil yang anda beli. Selain itu, jangan ragu untuk membaca ulasan pakar atau pun mantan pengguna di koran atau majalah tentang jenis dan merek mobil tersebut. Jangan sampai anda mengurangi anggaran beli di awal, namun nantinya mobil terus-menerus masuk bengkel dan butuh biaya perbaikan tinggi.

Sebaiknya tunai atau kredit?

Di saat bunga kredit sedang tinggi seperti saat ini, tentu saja akan lebih baik bila kita membeli secara tunai. Sehingga, arus kas bulanan dapat disisihkan lebih besar untuk kepentingan tabungan dan investasi, selain digunakan untuk biaya hidup. Namun, bila dananya belum mencukupi sedangkan kebutuhan sudah mendesak, maka pilihannya tentu secara kredit.

Tips Bila Membeli dengan Kredit

  • Total Biaya Pembelian Mobil = Harga Beli + bunga kredit + biaya lainnya
  • Belanja kreditnya sebelum beli mobilnya. Maksudnya, carilah minimal 3 alternatif fasilitas kredit dari 3 bank atau lembaga pembiayaan sebelum anda membeli mobilnya. Bandingkan berapa suku bunga efektif (ilustasi: bunga 6% p.a. flat = 11.5% p.a efektif), biaya administrasi, biaya asuransi, dan provisi .
  • Jangan lupa untuk menyediakan down payment minimal 35% dari total harga beli mobil dan cicilan mobil (digabung dengan cicilan lain bila ada) tidak lebih 30% penghasilan rutin bulanan.

 

Memiliki mobil sendiri, kesiapan anggaran apa saja yang mesti dipikirkan?

Anda harus tetap ingat bahwa selain pembelian rumah dan biaya pendidikan anak, pembelian mobil termasuk keputusan finansial terbesar dalam hidup. Coba pikirkan hal ini sebelum menghamburkan seluruh uang yang dimiliki untuk membeli mobil impian yang sebetulnya tidak mampu anda miliki. Tetapkan berapa anggaran pembelian mobil dan berpegang kuat pada angka itu. Jangan tergoda oleh bujuk rayu penjual atau pun keinginan impulsif yang mengakibatkan anda membeli mobil diluar batasan kemampuan finansial.

Baiknya, satu keluarga memiliki berapa mobil?

Punya sebuah mobil sudah merupakan pencapaian tersendiri bagi sebuah keluarga. Idealnya, sebuah keluarga memiliki tidak lebih dari 2 buah mobil. Satu untuk keperluan operasional rumah tangga dan anak. Satu lagi untuk keperluan pekerjaan kepala keluarga (pencari nafkah utama).

Trik hemat saat menggunakan mobil pribadi?

Taatilah jadual servis mobil agar kondisi mobil selalu prima. Hal ini dapat menurunkan tingkat kerusakan mesin sehingga biaya perawatan dapat terkendali.

Bagaimana trik sukses menabung untuk mewujudkan impian punya mobil pribadi?

Kedisiplinan dalam menabung dapat terpacu dari tingginya prioritas anda untuk memenuhi suatu kebutuhan. Bila membeli mobil termasuk prioritas atas, lakukan debit otomatis dari rekening penerima gaji ke rekening lain agar target saldo dapat tercapai sesuai keinginan.

Berapa persen dari penghasilan untuk ditabung untuk mewujudkan rencana beli mobil?

Apa pun rencana finansial anda, jangan lupa bahwa anda tetap harus berinvestasi untuk dana pensiun dan dana pendidikan anak. Di tahap awal, umumnya orang baru mampu menyisihkan 10% dari penghasilan bulanan. Dari jumlah ini, anda dapat gunakan setengahnya untuk ditabung membeli mobil.

Lalu bagaimana bila ternyata anda tidak mampu menyisihkan jumlah yang diperlukan untuk membeli mobil impian? Anda punya dua pilihan. (1) Berpikir realistis dan mengganti mobil impian dengan pilihan lain yang sesuai dengan kemampuan finansial, (2) Mengecilkan porsi pengeluaran untuk keperluan lain sehingga kelebihan arus kas dapat ditabung untuk membeli mobil impian. Selamat mencoba!

 



You are not authorized to view all of the articles, please login if you are a member. Not a member? Register!

 
Log In / Sign Up